Ini Efek Donor Darah Pada Kesehatan

Transfusi darah adalah salah satu cara untuk menyelamatkan nyawa banyak orang di seluruh dunia.

Agen Bandarq

Menyumbangkan darah dapat membantu dalam mengobati pasien yang menderita kanker, gangguan pendarahan, anemia kronis yang terkait dengan kanker, anemia sel sabit, dan kelainan darah herediter lainnya.

Bukan hanya untuk penerima, tapi menyumbangkan darah juga baik untuk kesehatan pendonor. Berikut beberapa efek positif dari donor darah:

1. Mencegah hemochromatosis
Manfaat kesehatan dari donor darah termasuk mengurangi risiko hemochromatosis. Hemochromatosis adalah kondisi kesehatan yang timbul karena kelebihan penyerapan zat besi oleh tubuh. Ini mungkin diwariskan atau mungkin disebabkan karena alkohol, anemia atau gangguan lainnya.

2. Anti-kanker
Donor darah membantu menurunkan risiko kanker. Dengan menyumbangkan darah, persediaan zat besi di dalam tubuh dipertahankan pada tingkat yang sehat. Penurunan kadar zat besi dalam tubuh dikaitkan dengan risiko kanker yang rendah.

KLICK TULISAN MIRING DI SAMPING INI UNTUK MASUK KEDALAM SITUS JUDI POKER ONLINE TERPERCAYA CROWNQQ  :  AGEN BANDARQ

3. Menjaga kesehatan jantung & hati
Donor darah bermanfaat dalam mengurangi risiko penyakit jantung dan hati yang disebabkan oleh kelebihan zat besi dalam tubuh. Asupan diet kaya zat besi dapat meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh, dan karena hanya proporsi yang terbatas dapat diserap, kelebihan zat besi akan disimpan di jantung, hati, dan pankreas. Ini, pada gilirannya, meningkatkan risiko sirosis, gagal hati, kerusakan pankreas, dan kelainan jantung seperti irama jantung yang tidak teratur.

4. Berat badan turun
Donor darah secara rutin dapat mengurangi berat badan. Ini berguna bagi mereka yang mengalami obesitas dan berisiko lebih tinggi terhadap penyakit kardiovaskular dan gangguan kesehatan lainnya. Namun, donor darah tidak boleh terlalu sering dan Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menyumbangkan darah untuk menghindari masalah kesehatan.

5. Merangsang produksi sel darah
Setelah menyumbangkan darah, tubuh bekerja untuk mengisi kembali darah yang hilang. Ini merangsang produksi sel darah baru. Pada gilirannya, ini membantu dalam menjaga kesehatan yang lebih baik.

Namun, mereka yang memiliki kondisi medis seperti AIDS dan hepatitis tidak boleh menyumbangkan darah. Orang-orang yang telah menjalani vaksinasi atau telah menjalani operasi atau menderita kanker, diabetes, pilek, dan flu harus berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum menyumbangkan darah. Wanita hamil juga harus mencari saran ahli sebelum menyumbangkan darahnya.