Tak Cuma Makanan, Polusi Udara Juga Bisa Picu Diabetes

Tips kesehatan – Polusi udara menyebabkan satu dari tujuh kasus baru diabetes pada tahun 2016, menurut sebuah penelitian di AS, yang menemukan bahkan tingkat rendah meningkatkan kemungkinan mengembangkan penyakit kronis.

Agen Bandarq

Diabetes terutama dikaitkan dengan faktor gaya hidup seperti diet dan gaya hidup, tetapi penelitian oleh Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St Louis mengatakan polusi juga memainkan peran utama, dikutip dari AFP, Senin (2/7/2018).

Studi ini memperkirakan bahwa pencemaran berkontribusi pada 3,2 juta kasus diabetes baru secara global pada tahun 2016 – atau sekitar 14 persen dari semua kasus diabetes baru secara global tahun itu.

“Penelitian kami menunjukkan hubungan yang signifikan antara polusi udara dan diabetes secara global,” kata Ziyad Al-Aly, penulis senior studi tersebut.

 

KLICK TULISAN MIRING DI SAMPING INI UNTUK MASUK KEDALAM SITUS JUDI POKER ONLINE TERPERCAYA CROWNQQ  :  AGEN BANDARQ

 

Polusi dianggap mengurangi produksi insulin tubuh, “mencegah tubuh dari mengubah glukosa darah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan,” menurut penelitian.

Al-Aly mengatakan penelitian, yang diterbitkan dalam Lancet Planetary Health, menemukan peningkatan risiko bahkan dengan tingkat polusi udara yang saat ini dianggap aman oleh Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) AS dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Ini penting karena banyak kelompok pelobi industri berpendapat bahwa level saat ini terlalu ketat dan harus santai. Bukti menunjukkan bahwa level saat ini masih belum cukup aman dan perlu diperketat,” tambahnya.

Para peneliti bekerja dengan para ilmuwan di Pusat Epidemiologi Klinik Veteran, memeriksa data dari 1,7 juta veteran AS yang tidak memiliki riwayat diabetes dan diikuti selama rata-rata 8,5 tahun.

Informasi pasien dari para veteran dibandingkan dengan informasi kualitas udara untuk memeriksa hubungan antara polusi dan risiko diabetes.

Para ilmuwan menemukan risiko terkena diabetes “menunjukkan hubungan yang kuat dengan polusi udara”.

Mereka kemudian merancang sebuah model untuk mengukur risiko diabetes atas tingkat polusi yang berbeda dan menggunakan data dari studi Global Burden of Disease tahunan di seluruh dunia, untuk memperkirakan prevalensi diabetes yang disebabkan oleh udara yang buruk.

Diabetes mempengaruhi lebih dari 420 juta orang di seluruh dunia dan merupakan salah satu penyakit yang paling cepat berkembang di dunia.