Masturbasi dengan Pasangan agar Lebih Bergairah

Berita Kesehatan – Setelah menikah, pria atau wanita akan mulai jarang atau tidak melakukan masturbasi sama sekali. Menurut mereka yang sudah menikah, masturbasi hanya berlaku untuk mereka yang masih bujang. Padahal masturbasi tetap dibutuhkan untuk kondisi-kondisi tertentu yang bersifat urgent dan privat.

Agen Bandarq

Beberapa orang yang kedapatan masih melakukan masturbasi biasanya melakukan hal itu secara diam-diam. Mereka tidak mau ketahuan dengan pasangan karena akan malu atau bahkan merasa bersalah.

Sebenarnya masturbasi tidak perlu dilakukan diam-diam agar pasangan tidak tahu. Lakukan masturbasi dengan pasangan karena pada sadarnya mutual masturbastion sangat bermanfaat.

Kalau Anda tidak tahu bagaimana harus memulai masturbasi dengan pasangan yang benar, simak beberapa hal di bawah ini.

Dilakukan pada momen khusus
Memulai masturbasi dengan pasangan tentu akan susah untuk pertama kalinya. Namun, bisa dicoba pada momen tertentu. Misal saat wanita selesai melahirkan, pada fase ini seks tidak bisa dilakukan karena bisa memberikan rasa sakit. Nah, alternatif dari kondisi ini adalah masturbasi. Anda bisa mengajak pasangan saat bercinta.

KLICK TULISAN MIRING DI SAMPING INI UNTUK MASUK KEDALAM SITUS JUDI POKER ONLINE TERPERCAYA CROWNQQ  :  AGEN BANDARQ

Selain pasca melahirkan, memulai masturbasi bersama ini juga bisa dilakukan saat wanita mengalami menstruasi atau keputihan. Karena penetrasi tidak bisa dilakukan kalau tanda kondom dan menghindari iritasi, masturbasi bersama bisa dilakukan sebagai alternatif.

Bisa difungsikan untuk fantasi seksual
Selama ini kita selalu menganggap kalau seks berarti melakukan penetrasi. Padahal seks tidak melulu seputar aktivitas itu. Ada banyak sekali hal lain terkait dengan seks yang bisa dijadikan fantasi sehingga kehidupan seksual Anda tidak monoton dan juga membosankan.

Anda bisa melakukan masturbasi sebagai salah satu fantasi seksual. Misal Anda dan pasangan melakukan permainan saling menggoda seperti menari erotis dan meminta pasangan menikmatinya. Hal-hal seperti ini bisa dilakukan untuk menyegarkan siklus seksual.

Bisa saling membantu satu sama lain
Membantu satu dengan yang lain bisa dilakukan saat melakukan masturbasi bersama-sama. Pria bisa membantu wanita dengan merangsang bagian dada atau mencium area lehernya. Rangsangan tambahan ini akan memberikan tambahan kenikmatan saat melakukan masturbasi.

Selanjutnya wanita juga bisa melalukan hal yang sama. Saat pria melakukan masturbasi, wanita bisa membelai area skrotum dengan lembut. Wanita juga bisa memeluk pasangan dari belakang perlahan-lahan.

Pasangan juga bisa melakukan swap masturbating. Misal pria ikut merangsang area vagina sementara wanita ikut memberikan kocokan pada penis dengan lembut.

Divariasikan dengan karezza
Kalau masturbasi yang dilakukan ingin lebih menarik lagi, kenapa tidak divariasikan dengan karezza saja. Karezza adalah aktivitas seks yang tidak menitikberatkan pada orgasme. Biasanya gerakan seks ini lebih berfokus pada rangsangan-rangsangan yang dilakukan saat foreplay.

Anda dan pasangan bisa mencoba melakukan masturbasi dengan ditambah teknik karezza ini. Oh ya, meski teknik karezza tidak menganjurkan terjadi orgasme, Anda tidak perlu khawatir kalau mengalami orgasme bersama pasangan.

Memilih posisi yang tepat
Masturbasi dengan pasangan bisa dilakukan dengan mengambil posisi yang tepat. Misal dengan saling hadap-hadapan dan melihat satu dengan lainnya. Posisi ini sering dipakai pasangan yang masih malu melakukan masturbasi dengan pasangan.

Selanjutnya ada posisi bersebelahan sehingga pasangan bisa saling berciuman atau bersandar saat menikmati aktivitasnya. Terakhir dengan berpangku. Pria bisa memangku pasangannya sambil merangsang penisnya. Sesekali pria juga bisa melakukan petting dengan menggesekkan penis di mulut vagina.

Demikianlah beberapa cara yang bisa dilakukan sebelum masturbasi bersama dengan pasangan. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan dan memperkaya fantasi seksual yang dilakukan.